5 Tips Mengurangi Rasa Kesepian

mengurangi rasa kesepian
art vector by jcomp (freepik)

KESEPIAN, siapa di antara kalian yang pernah berada di posisi tersebut? Hampir dari kita pasti pernah merasakannya. Masing-masing punya pemicunya tersendiri.

Dikutip dari laman Science Alert, Minggu 13 Februari 2022, seorang ahli epidemiologi dari University of Sydney. Melody Ding dan rekan-rekannya mengakumulasi 57 studi observasional dari 113 negara tentang kesepian tahun 2000 s/d 2019.

Hasil diperkirakan, remaja memiliki persentase terbanyak yang merasa kesepian. Hal itu didata dari 77 negara bahwa masalah tersebut memiliki persentase 9,2% di Asia Tenggara. Sementara, 14,4% di Mediterania Timur.

Bahkan sebelum pandemi pun, kesepian udah menjadi momok tersendiri. Begitu pun ketika pandemi, angka kesepian makin meningkat. Apakah kamu berada di salah satu persentase tersebut?

Kalau iya, hei, udah saatnya untuk mengurangi rasa kesepian agar hidupmu jauh lebih baik!

Tips Agar Dapat Mengurangi Rasa Kesepian!

Merasa sepi dan merasa sendiri memang punya kemiripan, tetapi keduanya adalah hal yang berbeda. Orang yang kesepian udah pasti merasa sendiri, tetapi orang yang sedang sendiri belum tentu merasa sepi.

Nah, hal tersebut harus bisa dibedakan, ya! Kalau sedang sendiri bisa aja kita sibuk melakukan hal lain atau memang lagi mau sendiri. Kalau merasa sepi, biasanya akan menyerang diri dengan asumsi pikiran yang enggak semestinya.

Kesepian enggak hanya terpaku saat sendiri. Nyatanya, banyak dari kita yang tetap merasa sepi, padahal sekeliling kita ramai orang-orang. Siapa yang pernah seperti ini?

Banyak sekali pemicu-pemicunya. Bisa terjadi karena faktor eksternal seperti broken home, menempati tempat tinggal baru, enggak memiliki hubungan intens dengan orang lain.

Rasa kesepian bisa juga disebabkan oleh faktor internal. Salah satunya, dipicu oleh pikiran-pikiran kita sendiri. Nah, ini juga berbahaya.

Ketika merasa sepi, kita akan mudah sekali berpikiran buruk. Contohnya, merasa enggak punya teman/kerabat yang bisa diajak bercerita. Sehingga berasumsi mereka enggak peduli dan enggak perhatian dengan kita.

Tau enggak sih, teman-teman? Perasaan tersebut memang wajar, tetapi akan menjadi enggak wajar kalau-kalau dibiarkan makin dalam. Sebab, akan mengakibatkan gangguan mental seperti depresi.

Nah, sstelah mengetahui faktor pemicu dari rasa kesepain, udah saatnya untuk tau bagaimana cara mengurangi rasa kesepian?

Jangan khawatir, tiap masalah pasti ada solusinya. Kali ini aku akan beberkan tips mengurangi rasa kesepian!

hindari kesepian
art vector by pch.vector (freepik)

1. Inisiatif untuk Mulai Intens Berinteraksi

Salah satu pemicu seseorang merasa kesepian—meskipun dikelilingi banyak orang—adalah kurangnya hubungan secara intens dengan orang tertentu.

Begini, kita memang punya banyak teman, tetapi kalau enggak ada satu pun yang dekat banget, kita akan merasa kesepian.

Sebab, saat kesepian, akan membutuhkan sosok yang bisa mendengarkan kita. Kita butuh sosok yang selalu mendukung dan memberi semangat pada kita.

Ketika merasa sepi, coba untuk membangun komunikasi yang baik dengan salah satu orang yang dipercaya. Kalau menunggu orang lain untuk memahami kita, itu enggak akan terjadi. Manusia, kan, enggak bisa baca pikiran, jadi bagaimana mereka tau kalau kita butuh mereka?

Namun, kita juga harus memahami bahwa kita enggak bisa mengandalkan orang lain untuk terus-menerus selalu ada. Setiap orang punya kehidupannya masing-masing, kan?

Untuk mengurangi rasa kesepian, selain membangun hubungan intens, kita juga harus memahami waktu dan posisi. Kapan harus berinteraksi dan menekan rasa egois.

2. Mengontrol Pikiran saat Merasa Sepi

Saat sepi, pikiran akan dibuat bekerja. Memikirkan segala hal yang bisa dipikirkan. Salah satunya seperti yang tadi kujelaskan.

Sebenarnya, enggak masalah memikirkan sesuatu saat sendiri. Akan tetapi, kalau yang dipikirkan itu semacam, ‘kok enggak ada yang peduli dan perhatian, ya, sama aku?’, ‘aku memang layak untuk hidup sendirian deh.’ dan sebagainya.

Asumsi-asumsi seperti itu enggak seharusnya ada karena akan jadi bumerang. Kesendirian akan berubah menjadi rasa kesepian yang kalau dibiarkan terlalu dalam akan mengganggu kesehatan mental.

Daripada berasumsi seperti tadi, yakinkan kalau kita memang layak hidup bersosialisasi, mendapatkan hubungan intens dengan orang lain.

Memang, sebagai makhluk sosial butuh makhluk lain. Namun, kita juga harus menanamkan pola pikir bahwa diri sendiri adalah support system terbaik!

Maka dari itu, di saat kita mulai merasa kesepian coba untuk berpikiran positif. Kalau memang ingin kita dirasa butuh seseorang, coba untuk beri tau orang tersebut untuk mengurangi rasa kesepian.

3. Berkontribusi dalam Kegiatan Sosial

Selanjutnya, untuk mengurangi rasa kesepian, kita juga bisa loh ikut kontribusi dalam kegiatan sosial. Di sini kita akan belajar berbagi dan bersyukur lagi tentang kehidupan.

Dengan berbagi dalam kegiatan sosial, seenggaknya ketika sedang sendiri kita akan mengingat kembali betapa indahnya berbagi sehingga dapat terhindar dari rasa sepi. Selain dapat menghindari rasa sepi, poin positifnya adalah kita jadi punya nilai berbagi.

Kita akan merasa bahwa diri kita memang layak untuk hidup karena ada orang yang membutuhkan uluran tangan. Namun, tetap harus dikontrol, ya, jangan sampai tinggi hati dan tetap rendah hati.

Mengikut kegiatan sosial akan membuat kita makin hersyukur dan lebih menghargai kehidupan, lho. Jadi, kurasa tips ini amat ampuh untuk menghindari rasa sepi!

4. Menekuni Hobi

Kegiatan sosial memang ampuh, tetapi mungkin kurang work bagi kamu-kamu yang introvert. Bisa jadi kamu-kamu ini lebih suka berbagi dari rumah, atau berdonasi, dsb.

Nah, dengan menekuni hobi bisa juga mengurangi kesepian. Kenali apa hobi kita dan coba untuk tekuni sampai menjadi ahli terhadap hobi tersebut.

Namun, ada hobi paling sederhana, misalkan membaca buku, menonton, mendengar musik, menulis, dll. Ketika dirasa mulai diserang kesepian, coba untuk melakukan salah satu hobi sederhana kita.

Sebab, dengan menekuni hobi, kita akan fokus dengan apa yang kita lakukan. Sehingga, pikiran akan terhindar dari asumsi-asumsi yang enggak semestinya.

5. Mengikuti Komunitas yang Sesuai

Tips satu ini cocok untuk siapa pun kamu, baik extrovert maupun introvert. Saat ini, zaman udah serbadigital. Kita bisa menemukan konunitas yang dapat memgisi waktu kosong kita.

Memang, dengan adanya dunia digital, orang-orang jadi lebih sering berinteraksi di media sosial. Namun, hal tersebut enggak boleh bikin kita jadi merasa kesepian!

Jika mulai merasa kesepian, coba untuk ketahui apa minat dan bakatmu. Gampangnya, hal apa yang disukai? Misal, kamu suka menulis, coba mulai cari tau komunitas menulis baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Untuk komunitas menulis sendiri, saat ini udah banyak sekali komunitas berbasis menulis. Kita tinggal pilih sesuai kemauan aja, salah satunya komunitas ODOP yang bisa kamu coba.

Sebab, dengan mengikuti komunitas, kita akan jadi lebih produktif dan mendapatkan teman seperjuangan di bidang sama. Biasanya dalam suatu komunitas, akan saling mendukung satu sama lain, jadi hidup terasa lebih bergairah.

teman baik
art vector by pch.vector (freepik)

Nah, itu dia tips yang bisa teman-teman coba untuk mengurangi, bahkan menghilangkan rasa kesepian. Sebab, pada waktu tertentu, mungkin rasa itu akan kembali lagi.

Namun, seenggaknya kita udah tau langkah-langkah atau solusi yang bisa diambil untuk mengurangi rasa kesepian. Dengan begitu kita jadi lebih siap.

Teman-teman tau engak sih, penelitian mengatakan, makin banyak teman, maka makin rentan seseorang itu akan merasa kesepian. Sebab, dengan begitu akan mendorong seseorang untuk berusaha mencari teman dengan tujuan menghilangkan rasa sepi.

Ini ada benarnya juga, kita memang perlu memperbanyak teman untuk kebutuhan relasi. Enggak ada yang salah untuk mencari teman banyak. Namun, perlu diingat bahwa itu enggak menjamin dapat mengurangi rasa kesepian.

Sebab, hanya dengan memiliki satu teman yang intens, yang selalu bisa untuk mendengarkan cerita kita, itu lebih baik daripada terus-menerus mencari banyak teman.

Selain itu, kepercayaan diri juga penting untuk dibangun. Setiap orang yang dilahirkan akan selalu punya tujuan tersendiri. Tujuan itu kita yang bikin, salah satunya bermanfaat bagi diri sendiri kemudian orang lain. 

Jangan terlalu terfokus dengan orang lain. Kita harus fokus dengan diri sendiri. Mengenal siapa diri kita agar tau terkait do and don't yang bisa diterapkan. 

Memang sulit, tetapi sebelum kita mencari orang lain untuk dijadikan teman terbaik. Jadikan diri sendiri sebagai teman terbaik lebih dulu, ya?

Jadi, udah enggak ada alasan lagi untuk terlalu dalam ketika merasa kesepian. Sekaeang, kamu udah tau tips mengurangi rasa kesepian. Jadi, buat hidupmu lebih baik!

Referensi:

https://www.sehatq.com/artikel/sering-merasa-kesepian-apa-penyebab-dan-bagaimana-mengatasinya

https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/mental/gangguan-mood/merasa-kesepian-depresi/%3famp=1

https://www.halodoc.com/artikel/tanpa-disadari-pikiran-ini-memicu-rasa-kesepian

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url